Wakasek Sarpras

Seorang pendidik yang berdedikasi dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia pendidikan, yang kini dipercaya mengelola dan mengembangkan fasilitas sekolah. Memiliki komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, dan berbasis teknologi demi mendukung potensi akademis maupun non-akademis seluruh siswa. Bagi beliau, sarana prasarana bukan sekadar benda mati, melainkan fondasi utama yang menghidupkan ekosistem belajar-mengajar yang kondusif.

Motto Hidup & Kerja

“Fasilitas Berkualitas, Kenyamanan Terjaga, Prestasi Tercipta.”

(Atau alternatif: “Merawat Hari Ini, Membangun Fasilitas Masa Depan.”)

Inspirasi & Strategi untuk Kemajuan Sekolah

Anak-anak usia SMP berada di masa transisi yang aktif dan penuh rasa ingin tahu. Oleh karena itu, sarana dan prasarana sekolah harus mampu mewadahi energi positif mereka. Berikut adalah arah kebijakan dan inspirasi yang dibawa untuk kemajuan sekolah:

1. Modernisasi Ruang Belajar (Smart Classroom)

  • Gagasan: Mengubah ruang kelas konvensional secara bertahap menjadi ruang belajar yang interaktif dengan integrasi teknologi (proyektor, akses Wi-Fi yang sehat, dan digitalisasi mading).

  • Tujuan: Agar siswa SMPN 2 Bandung yang merupakan generasi digital native dapat belajar dengan metode yang relevan dengan perkembangan zaman.

2. Lingkungan Sekolah “Green & Clean” (Adiwiyata)

  • Gagasan: Menggalakkan revitalisasi taman sekolah, area pilah sampah, serta penyediaan fasilitas air bersih siap minum (jika memungkinkan).

  • Tujuan: Menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa SMPN 2 Bandung sejak dini, sehingga sekolah menjadi tempat yang asri dan sehat untuk tumbuh kembang mereka.

3. Optimalisasi Ruang Kreativitas dan Olahraga

  • Gagasan: Mempercantik dan melengkapi fasilitas laboratorium (IPA & Komputer), perpustakaan digital, serta lapangan olahraga.

  • Tujuan: Menyalurkan energi siswa SMPN 2 Bandung yang melimpah ke arah kegiatan ekstrakurikuler yang positif dan berprestasi.

4. Sistem Perawatan Preventif & Respons Cepat

  • Gagasan: Membuat sistem pelaporan kerusakan fasilitas berbasis digital yang mudah diakses oleh guru dan siswa (misal lewat Google Form atau nomor aduan khusus).

  • Tujuan: Memastikan setiap kerusakan fasilitas penunjang belajar dapat ditangani kurang dari 24 jam demi kenyamanan bersama.

Muslik, S.Pd

Wakasek Sarana Prasarana

"Sekolah yang maju tidak hanya dilihat dari megahnya gedung, tetapi dari bagaimana setiap sudut fasilitasnya mampu menginspirasi siswa untuk belajar dengan bahagia dan guru untuk mengajar dengan bangga. Mari bersama-sama menjaga apa yang kita miliki, dan membangun apa yang kita impikan."

Ami Sumiyati, S.Pd., Gr.

Pengurus Barang

"Setiap sudut sekolah adalah ruang belajar, dan setiap fasilitas adalah amanah. Membangun sarana yang baik bukan sekadar tentang estetika, melainkan tentang menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab pada diri anak-anak kita. Ketika kita merawat sekolah ini bersama, kita sedang merawat masa depan mereka."