
Dalam Kurikulum Merdeka, istilah “Ujian Sekolah” (US) yang bersifat massal, serentak, dan menjadi satu-satunya penentu kelulusan secara kaku di akhir tahun ajaran sebenarnya sudah tidak digunakan lagi.
Sebagai gantinya, penilaian di akhir jenjang sekolah diwadahi dalam konsep Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) atau sering disebut juga Asesmen Sumatif pada Akhir Jenjang Pendidikan.
Pengertian Asesmen Akhir Jenjang (Pengganti Ujian Sekolah)
Menurut Kurikulum Merdeka, asesmen pada akhir jenjang adalah proses evaluasi yang dilakukan oleh satuan pendidikan (sekolah) untuk mengukur pencapaian Capaian Pembelajaran (CP) siswa secara menyeluruh di akhir masa pendidikannya (misalnya di kelas 9 SMP atau kelas 12 SMA).
Asesmen ini sepenuhnya menjadi hak dan wewenang sekolah masing-masing. Pemerintah pusat tidak lagi menentukan bentuk soal atau jadwal yang kaku, memberikan otonomi penuh kepada guru dan sekolah untuk menilai kesiapan kelulusan siswa mereka.
Karakteristik Utama Menurut Kurikulum Merdeka
Tidak Berpatokan pada Tes Tertulis Saja: Jika dulu Ujian Sekolah identik dengan menjawab soal pilihan ganda di lembar jawaban, Kurikulum Merdeka membebaskan sekolah untuk memilih bentuk asesmen yang lebih bermakna. Asesmen bisa berbentuk:
- Portofolio (kumpulan karya terbaik siswa selama sekolah).
- Penugasan atau Proyek.
- Ujian Praktik.
- Tes tertulis (baik daring maupun luring).
Bagian dari Asesmen Sumatif: Asesmen ini merupakan bagian dari asesmen sumatif yang berfungsi untuk memetakan kemampuan akhir siswa, bukan untuk menghukum atau melabeli siswa.
Kelulusan Ditentukan oleh Sekolah: Kriteria kelulusan ditentukan oleh rapat dewan guru berdasarkan kombinasi nilai rapor semester-semester sebelumnya, sikap/karakter (termasuk Profil Pelajar Pancasila), dan hasil asesmen akhir jenjang ini.
Perbedaan Mendasar dengan Kurikulum Sebelumnya
|
Aspek |
Kurikulum Sebelumnya (2013) |
Kurikulum Merdeka |
|
Nama Kegiatan |
Ujian Sekolah (US) / Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) | Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) |
|
Bentuk Soal |
Dominan tes tertulis (Pilihan Ganda dan Uraian) | Fleksibel (Tes, Portofolio, Proyek, atau Performa/Praktik) |
| Fokus Penilaian | Menguji hafalan dan materi kognitif mata pelajaran | Menguji pemahaman konsep dan penerapan kompetensi secara utuh |
| Penyusun Soal | Sering kali dikoordinasikan oleh MGMP Kota/Kabupaten | Sepenuhnya disusun secara mandiri oleh guru di sekolah tersebut |
Di bawah payung Kurikulum Merdeka, kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-23 Mei 2026 di SMPN 2 Bandung tersebut pada hakikatnya adalah Asesmen Sumatif Akhir Jenjang. Fokusnya bukan lagi sekadar mencari nilai angka tertinggi lewat ujian tertulis yang menegangkan, melainkan sebuah perayaan evaluasi untuk melihat sejauh mana siswa telah berkembang dan siap untuk melanjutkan ke jenjang SMA/SMK.

