Wakil Kepala Sekolah Bidang Kuirkulum adalah penggerak akademik yang berkomitmen tinggi dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi sistem pembelajaran di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebagai Wakasek Kurikulum, saya berfokus pada transformasi pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada siswa. Saya bertanggung jawab memastikan implementasi Kurikulum Nasional (termasuk Kurikulum Merdeka) berjalan optimal melalui penguatan kapasitas mengajar guru, pemanfaatan teknologi digital, dan penyusunan administrasi akademik yang akuntabel.
Visi & Misi Kurikulum
Visi:
“Mewujudkan sistem pembelajaran yang adaptif, bermutu tinggi, dan inklusif demi mencetak lulusan yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing global.”
Misi:
- Implementasi Kurikulum Adaptif: Mengembangkan dan menyelaraskan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dengan kebutuhan zaman dan potensi lokal.
- Peningkatan Mutu Guru: Memfasilitasi pelatihan guru dalam penguasaan metode pembelajaran inovatif dan pemanfaatan platform digital.
- Akurasi Asesmen: Menyelenggarakan sistem penilaian dan asesmen hasil belajar yang objektif, transparan, dan berbasis pemetaan kompetensi.
- Sinergi Akademik: Membangun kolaborasi yang solid antar guru mata pelajaran melalui optimalisasi Komunitas Belajar (Kombel) atau MGMP sekolah.
Fokus Program Kerja Utama
- Manajemen Pembelajaran: Menyusun kalender pendidikan, pembagian tugas mengajar guru, dan jadwal pelajaran yang efektif.
- Supervisi & Penjaminan Mutu: Melakukan supervisi akademik berkala untuk menjaga kualitas proses belajar mengajar di kelas.
- Pengembangan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5): Merancang dan mengawal pelaksanaan projek kokurikuler untuk penguatan karakter siswa.
- Evaluasi Mutu Akademik: Menganalisis hasil Rapor Pendidikan sekolah, Asesmen Nasional (ANBK), dan ujian sekolah sebagai dasar perbaikan mutu pembelajaran.
Moto Kepemimpinan
“Kurikulum yang baik bukan sekadar dokumen tertulis, melainkan pengalaman belajar yang bermakna bagi setiap siswa.”
Chasyan Bukhori, S.Pd
Wakasek Kurikulum
Wakasek kurikulum tidak bisa berjalan sendiri. Kehebatan siswa lahir dari kekompakan, visi yang sama, dan saling dukung antar seluruh dewan guru.